Jumat, 25 Januari 2013

Keunggulan dan kelemahan standar Wireless LAN



A.     KELEBIHAN DAN KELEMAHAN STANDAR WIRELESS LAN

         Jaringan lokal tanpa kabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel dimana media transmisinya menggunakan frekuensi radio (RF) dan infrared (IR), untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area disekitarnya. Area jangkauannya dapat berjarak dari ruangan kelas ke seluruh kampus atau dari kantor ke kantor yang lain dan berlainan gedung. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan WLAN termasuk di dalamnya adalah PC, Laptop, PDA, telepon seluler, dan lain sebagainya. Teknologi WLAN ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna mobile bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya.Spesifikasi yang digunakan dalam WLAN adalah 802.11 dari IEEE dimana ini juga sering disebut dengan WiFi (Wireless Fidelity) standar yang berhubungan dengan kecepatan akses data. Ada beberapa jenis spesifikasi dari 802,11 yaitu 802.11b, 802.11g, 802.11a, dan 802.11n.

1.      IEEE 802.11
IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) merupakan institusi yang melakukan diskusi, riset dan pengembangan terhadap perangkat jaringan yang kemudian menjadi standarisasi untuk digunakan sebagai perangkat jaringan.
Kelebihan :
a.       Mobilitas
b.      Sesuai dengan jaringan IP
c.       Konektifitas data dengan kecepatan tinggi
d.      Frekuensi yang tidak terlisensi
e.       Aspek keamanan yang tinggi
f.        Instalasi mudah dan cepat
g.        Tidak rumit
h.      Sangat murah

Kelemahan :
a.   Bandwidth yang terbatas karena dibagi-bagi berdasarkan spektrum RF untuk teknologi-teknologi lain
b.      Kanal non-overlap yang terbatas
c.       Efek multipath
d.      Interferensi dengan pita frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz
e.       QoS yang terbatas
f.       Power control
g.       Protokol MAC high overhead

2.      IEEE 802.11n
Kelebihan :
a.       Standar 802.11a (disebut WiFi 5) memungkinkan bandwidth yang lebih tinggi (54 Mbps throughput maksimum, 30 Mbps dalam praktek). Standar 802.11a mengandung 8 saluran radio di pita frekuensi 5 GHz.
b.      Standard IEEE 802.11a bekerja pada frekuensi 5GHz mengikuti standard dari UNII (Unlicensed National Information Infrastructure). Teknologi IEEE 802.11a tidak menggunakan teknologi spread-spectrum melainkan menggunakan standar frequency division multiplexing (FDM)
c.       IEEE 802.11a menggunakan modulasi orthogonal frequency division multiplexing (OFDM). Regulasi FCC Amerika Serikat mengalokasikan frekuensi dengan lebar 300MHz di frekuensi 5GHz. Tepatnya 200MHz di frekuensi 5.150 - 5.350 Mhz. Dan sekitar 100MHz bandwidth pada frekuensi 5.725 - 5.825 Mhz. 
 Kelemahan :
a.       Ada delapan (8) kanal pada band 5150-5350 Mhz yang tidak saling mengganggu
b.      mengoperasikan peralatan 5GHz, seluruhnya biasanya total sekitar 12-13 kanal yang tidak saling overlap yang bisa kita gunakan. 
c.       Kalau kita ingat baik-baik, maka pada frekuensi 2.4GHz biasanya hanya ada tiga (3) channel yang tidak saling overlap.

3.      IEEE 802.11b
Kemudian oleh IEEE kembali standart 802.11 di kembangkan dan pada bulan juli 1999 standart 802.11b dikeluarkan. Standart 802.11b ini mendukung maximum bandwidth 11 Mbps, dibanding dengan kecepatan ethernet standart saat itu.
802.11b menggunakan frekuensi gelombang radio 2.4 Ghz yang tidak di regulasi penggunaannya seperti standart 802.11 . Karena tidak di regulasi penggunaan gelombang radio 2.4 Ghz, peralatan berstandart 802.11b dapat mengalami interferensi/ gangguan sinyal dari oven microwave, telepon wireless, dan peralatan lainnya yang menggunakan frekuensi gelombang yang sama. Namun interferensi ini dapat diatasi dengan memasang peralatan 802.11b dengan jarak tertentu.
Kelebihan :
a.       Standar 802.11b saat ini yang paling banyak digunakan.
b.      Menawarkan thoroughput maksimum dari 11 Mbps (6 Mbps dalam praktek) dan jangkauan hingga 300 meter di lingkungan terbuka. Ia menggunakan rentang frekuensi 2,4 GHz, dengan 3 saluran radio yang tersedia.
c.       Biaya produksi rendah, range sinyal bagus dan tidak mudah terhalang
Kelemahan :
a.       Kecepatan maximum transfer paling rendah (11 Mbps), mudah terinterferensi oleh sinyal dari peralatan lain yang menggunakan frekuensi 2.4 Ghz

4.      IEEE 802.11g
Pada tahun 2002 dan 2003, dipasaran terdapat produk Wireless yang mendukung standart baru 802.11g. 802.11g mencoba mengkombinasikan kelebihan dari standart 802.11a dan 802.11b dalam satu standart. 802.11g mendukung bandiwth 54 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2.4 Ghz untuk jarak jangkauan sinyal yang lebih baik. 802.11g compatible dengan peralatan 802.11b dan dapat saling berkomunikasi.

Kelebihan :
a.        Kecepatan maximum 54 Mbps, Jangkauan sinyal lebih baik dan tidak mudah terhalang
Kelemahan :
a.      Harga lebih tinggi daripada 802.11b Frekuensi yang tidak diregulasi.

5.      IEEE 802.11n
Standart terbaru di dunia Wireless adalah 802.11n. standart ini dibuat untuk meningkatkan kinerja stanadrt 802.11g pada jumlah maximum bandwidth yang didukung dengan memanfaatkan antena wireless lebih dari satu ( MIMO ).Standart 802.11n ini mendukung maximum bandwidth sampai 100 Mbps. Peralatan berstandart 802.11n ini juga memberikan jangkauan sinyal yang lebih baik daripada standart lain sebelumnya, karena sinyal yang lebih dari satu. Peralatan 802.11n dapat berkomunikasi dengan peralatan 802.11g.



Kelebihan :
a.       Kecepatan maximum tertinggi 100 Mbps dan jangkauan sinyal terbaik, lebih tahan terhadap interferensi dari sumber lain.
Kelemahan :
a.       Standart belum Final, Biaya lebih tinggi daripada 802.11g, Penggunaan sinyal lebih dari 1 dapat menigkatkan interferensi dengan jarigan 802.11b/g terdekat.






0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.